Manajemen

Manajemen / pengelolaan pada dunia pangan secara umum dapat dibagi menjadi 4 generasi, yaitu pembibitan, pembudidayaan, pasca-panen, dan sistem.

  1. Generasi I (Bibit)
    • Bibit pada dahulu dianggap hal yang sepele, gampang dan tidak perlu diperhatikan. Namun seiring perkembangan zaman, bibit merupakan suatu hal yang kompleks dan rumit sehingga memerlukan teknologi tinggi dalam pengelolaannya. Pada saat ini sudah banyak bibit yang direkayasa genetikanya untuk memperoleh tanaman yang sesuai dengan keinginan, yaitu yang dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan keuntungan yang besar (yield banyak). Contohnya padi varietas unggul tahan wereng (VUTW), bibit kapas transgenik, kedelai transgenik.
  2. Generasi II (Budidaya)
    • Pengelolaan yang dilakukan mulai dari persiapan lahan untuk menanam hingga pengunduhan (panen)
  3. Generasi III (Pasca-panen)
    • Pengelolaan bahan-bahan pangan untuk pengonsumsian, pada generasi ini merupakan bidang untuk teknologi pangan.
  4. Generasi IV (Sistem)
    • Pengelolaan sistem berjalannya keseluruhan proses dengan baik, bagian yang mengelola mesin dan hal-hal teknis, seperti Computer Audit Manufacturing (CAM).
Pada manajemen pasca-panen, terdapat 3 gambaran garis besar yang perlu dikelola dengan baik, yaitu
  1. Bahan Baku
    • Bahan baku merupakan bahan pangan yang mudah rusak, sangat dipengaruhi oleh cuaca, bergantung pada musim, serta bulky
    • Pengelolaan bahan baku yang dilakukan antara lain pengangkutan (hal yang sangat mempengaruhi proses),pencucian, sortasi, pengupasan, penimbangan, dan penyimpanan.
  2. Proses
    • Pengelolaan proses suatu produksi yang perlu dikelola dengan baik antara lain efisiensi tenaga kerja, kelancaran proses produksi, dan rencana penanggulangan darurat (contingency plan).
    • Kelancaran proses produksi salah satunya memastikan bahwa peralatan yang ada dapat berjalan dengan semestinya, karena itu pada setiap pabrik memerlukan simpanan besi. Simpanan besi merupakan minimum suku cadang untuk menjamin kelancaran proses. Selain itu, lebih baik apabila menggunakan peralatan dengan merek yang sama untuk mempermudah perawatan.
    • Sebagai seorang manager harus memastikan bahwa kapasitas/target dapat tercapai dengan kualitas yang memenuhi target juga.
    • Manager juga bertanggung jawab akan pengelolaan limbah apabila terdapat fasilitas pengolahan limbah yang disediakan di pabrik.
  3. Produk
    • Pengelolaan yang berhubungan dengan pengemasan, penyimpanan, umur simpan produk, label produk, dan lain-lain.

No comments:

Post a Comment

Lepet, Makanan Tradisional Jawa

Lepet merupakan makanan tradisional Jawa yang terbuat dari beras ketan, parutan kelapa, dan garam. Menurut seorang budayawan Jepara, Bapak ...