Lepet, Makanan Tradisional Jawa

Lepet merupakan makanan tradisional Jawa yang terbuat dari beras ketan, parutan kelapa, dan garam. Menurut seorang budayawan Jepara, Bapak Drs. Hadi Priyanto, lepet telah ada sejak zaman kerajaan Hindu-Buddha sekitar abad ke-8. Namun, makna filosofis lepet baru ada sekitar abad ke-16 setelah masuknya ajaran Islam dan terjadinya akulturasi budaya. Sehingga lepet memiliki makna yang erat kaitannya dengan ajaran agama Islam, terutama pada perayaan Hari Raya Idul Fitri. Lepet berasal dari peribahasa Jawa, yaitu "silep kang rapet", berarti ditutup rapat-rapat. Pengertian ini dikaitkan dengan pengungkapan kesalahan dan permintaan maaf yang dilakukan saat Hari Raya Idul Fitri, yaitu kesalahan yang telah dilakukan dan dimaafkan tidak boleh diungkapkan kembali dan harus ditutup rapat-rapat.
Proses pembuatan lepet asal Jawa Tengah yang dilakukan oleh Carlins, Judella, Phailyn, dan Wendy dapat dilihat pada link video berikut ini.

Lepet, Makanan Tradisional Jawa

Lepet merupakan makanan tradisional Jawa yang terbuat dari beras ketan, parutan kelapa, dan garam. Menurut seorang budayawan Jepara, Bapak ...