Pada pertemuan kedua, saya mendapatkan ilmu mengenai beberapa proses yang pada umumnya ada di setiap industri pengolahan bahan pangan. Berikut adalah beberapa proses tersebut.
- Pemilahan
- Contohnya untuk memilih nanas dengan ukuran yang hampir sama. Untuk pemilihan nanas ini Pak Kuhon menjelaskan dapat menggunakan mesin yang terdapat 3 ukuran lubang di bawah tempat nanas akan dilewatkan. Lubang pertama untuk nanas ukuran kecil, sehingga nanas yang cukup masuk ke dalam lubang akan masuk dan terpisah dengan ukuran lain. Lubang kedua untuk nanas ukuran sedang (prosesnya sama dengan yang lubang pertama) dan sisanya akan langsung masuk pada lubang ketiga/terakhir.
- Contoh lainnya dapat pula dilakukan untuk pemilahan biji kopi. Pemilahan biji kopi ini dilakukan dengan menggunakan sensor Dimana biji kopi yang matang dapat memantulkan sensor dengan warna khusus, sehingga biji kopi yang matang dapat terpisah dengan biji kopi yang belum matang.
- Pencucian
- Pemisahan zat pengotor untuk mendapatkan zat murni.
- Contohnya pada pabrik wine dilakukan pencucian pada botolnya agar steril, pada pembuatan tepung tapioka dilakukan pencucian pada singkong agar bersih dari tanah.
- Pemotongan
- Dapat dilakukan dengan berbagai cara. Contohnya jika ingin memisahkan ikan dengan isi perutnya, ikan tidak boleh dalam keadaan beku. Namun, untuk pemotongan ekor sapi digunakan mesin gergaji khusus dengan syarat ekor sapi harus didinginkan terlebih dahulu. Tujuan pendinginan agar didapatkan hasil pemotongan yang bagus dan rapi.
- Pengeringan
- Pengeringan dapat dilakukan secara manual (memanfaatkan panas matahari) atau secara otomatis dengan mesin.
- Pemanfaatan panas matahari membutuhkan waktu yang lebih lama, namun hasilnya produk akan mengandung lebih banyak mikroba jika dilihat di bawah mikroskop. Biasanya proses ini disukai oleh pembuat krupuk, karena akan menghasilkan krupuk yang lebih mengembang.
- Penggunaan mesin biasanya produk yang akan dikeringkan akan diputar dengan kecepatan tinggi (sentrifugal). Selain itu, juga dilanjutkan dengan penghembusan angin panas untuk segera mengeringkannya sebelum produk mengalami gelatinasi (proses pengeleman). Contohnya pada pembuatan tepung tapioka.
- Pengawetan
- Dengan sterilisasi (misal ultra high temperature)
- Pengasapan
- Fermentasi
- Pengasinan
- Pendinginan / Pemanasan
- Contoh proses pendinginan adalah untuk makanan di pesawat yang harus didinginkan setelah matang agar sirkulasi udara dalam pesawat tidak panas, untuk pembuatan es krim diperlukan pendinginan yang cepat agar es krim lembut tidak mengkristal, dan lain-lain.
- Pemanasan dapat dilakukan dengan berbagai tujuan, misalnya untuk ekstraksi, untuk memperoleh bentuk, aroma atau warna tertentu.
- Pengemasan
- Dapat dilakukan dengan berbagai cara yang disesuaikan dengan produk pangan yang dihasilkan.
No comments:
Post a Comment