Table Manner

Table manner merupakan etika/tata cara makan saat jamuan makan bersama, baik acara berkumpul dengan keluarga maupun jamuan formal. Tata cara makan ini awal mulanya dilakukan oleh keluarga kerajaan dan para bangsawan pada jamuan makan yang sering diadakan oleh Kerajaan Perancis. Kemudian tata cara makan ini lama kelamaan juga diterapkan oleh masyarakat. Terdapat beberapa hal yang tidak boleh dilakukan pada saat makan bersama, seperti:
  1. Membuka napkin dan memulai makan sebelum tuan rumah memulainya.
  2. Menggunakan napkin selain untuk menyeka mulut.
  3. Menggunakan telepon genggam serta mengangkat telepon tanpa meminta izin dengan orang-orang yang duduk di samping kita.
  4. Berbicara saat masih terdapat makanan di dalam mulut.
  5. Mengeluarkan suara pada saat menggunakan peralatan makan.
  6. Berbicara dan tertawa dengan suara keras.
Pada saat jamuan makan formal, umumnya peralatan akan diatur di atas meja sesuai dengan hidangan yang akan disajikan. Penggunaan peralatan makan secara umum adalah dari bagian terluar secara berurutan hingga peralatan yang diposisikan di bagian terdalam. Penataan peralatan makan sesuai dengan gambar berikut.
  1. Napkin atau peralatan makan (piring/mangkuk)
  2. Piring dan pisau oles untuk bread & butter (B&B)
  3. Garpu untuk makan salad
  4. Pisau untuk makan salad
  5. Sendok untuk makan sup
  6. Garpu untuk makan hidangan utama
  7. Pisau untuk makan hidangan utama
  8. Sendok untuk makan hidangan penutup
  9. Garpu untuk makan hidangan penutup
  10. Gelas
Keterangan: peralatan digunakan sesuai dengan urutan nomor; sedangkan untuk peralatan no 8 dan 9 di turunkan menjadi di kanan dan kiri piring (posisis no 1) sebelum hidangan penutup disajikan oleh pramusaji.


No comments:

Post a Comment

Lepet, Makanan Tradisional Jawa

Lepet merupakan makanan tradisional Jawa yang terbuat dari beras ketan, parutan kelapa, dan garam. Menurut seorang budayawan Jepara, Bapak ...